Thursday, June 18, 2009

Sedikit komentar tentang "Angels & The Outsiders"

Pertama denger SID ngeluarin album baru lewat si Isha, awalnya gw punya ekspektasi di album ini SID bakalan ngasih nuansa lebih "fast, hard & loud" dari album sebelumnya mengingat (menurut gw) kebanyakan lagu di album Black Market Love itu agak "fast, hard & loud" seperti Black Market Love, Psycho (Fake), Citra O.D., Goodbye Whiskey, Kita vs Mereka, dll. Nuansanya keras, aromanya resistansi (that's why i like SID =D) tapi pas denger hits singlenya (yang kata si Isha itu) Kuat Kita Bersinar langsung buyarlah ekspektasi gw, gw jadi ngerasa agak "smooth & slow" nuansanya, gak percaya sama penilaian yang tergesa-gesa (sah elah) gw puter dah 1 album dan ternyata eh ternyata penilaian gw diawal bener, agak "smooth" euy tapi ada tapinya nih aroma resistansinya tetep banyak.

Dua hari satu albumnya nangkring di iTunes gw (n dijadiin playlist baru lagih). Gak niat si sebenernya, cuma mau nyobain ajah ngedengerin satu album full terus2an, ternyata eh ternyata dua hari berlalu gw ngerasa betah ngedengerinnya wekeke.. Baru kali ini dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja gw langsung demen satu album SID, eymezing! Wong album yang sebelumnya aja musti gw dengerin berminggu-minggu dulu baru demen satu albumnya.

Hmm.. opo meneh yah :-? udah deh segitu aja biar sesuai sama judulnya "Sedikit komentar tentang Angels & The Outsiders"

--
Saluto al SID

Monday, May 25, 2009

Ibu - Iwan Fals

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah

Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas . . . . . . . . . . . .
Ibu . . . . . . . . . . . . . ibu . . . . . . . . . . . . .

Ingin kudekap dan menangis dipangkuanmu
Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
Lalu do'a-do'a baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas . . . . . . . . . . . . . . .
Ibu . . . . . . . . . . . . . ibu . . . . . . . . . . . . .

Ujung Aspal Pondok Gede - Iwan Fals

Di kamar ini aku di lahirkan
Di balai bambu buah tangan bapak ku
Di rumah ini aku di besarkan
Di belai mesra lentik jari ibu

Nama dusun ku Ujung Aspal Pondok Gede
Rimbun dan anggun Ramah senyum penghuni dusun
Kambing sembilan Motor tiga bapak punya
Ladang yang luas habis sudah sebagai gantinya

Reff:
Sampai saat tanah moyang ku
Tersentuh sebuah rencana
Dari serakahnya kota
Terlihat murung wajah pribumi
Terdengar langkah hewan bernyanyi

Di depan mesjid samping rumah wakil pak lurah
Tempat dulu kami bermain mengisi cerah nya hari
Namun sebentar lagi angkuh tembok pabrik berdiri
Satu persatu sahabat pergi dan takan pernah kembali

Tuesday, February 03, 2009

Can't smile without you

You know I can't smile without you
I can't smile without you
I can't laugh and I can't sing
I'm finding it hard to do anything
You see I feel sad when you're sad
I feel glad when you're glad
If you only knew what I'm going through
I just can't smile without you

You came along just like a song
And brightened my day
Who would have believed that you were part of a dream
Now it all seems light years away

And now you know I can't smile without you
I can't smile without you
I can't laugh and I can't sing
I'm finding it hard to do anything
You see I feel sad when you're sad
I feel glad when you're glad
If you only knew what I'm going through
I just can't smile

Now some people say happiness takes so very long to find
Well, I'm finding it hard leaving your love behind me

And you see I can't smile without you
I can't smile without you
I can't laugh and I can't sing
I'm finding it hard to do anything
You see I feel glad when you're glad
I feel sad when you're sad
If you only knew what I'm going through
I just can't smile without you

Friday, January 30, 2009

Mendengarkan hati.
Saling mengerti.
Tanpa titik saturasi.
Untuk percaya dan yakin bahwa ini cinta sejati.
--
Untuk wanita terbaik dalam hidupku :)