Tuesday, July 21, 2009
Thursday, June 18, 2009
Sedikit komentar tentang "Angels & The Outsiders"
Pertama denger SID ngeluarin album baru lewat si Isha, awalnya gw punya ekspektasi di album ini SID bakalan ngasih nuansa lebih "fast, hard & loud" dari album sebelumnya mengingat (menurut gw) kebanyakan lagu di album Black Market Love itu agak "fast, hard & loud" seperti Black Market Love, Psycho (Fake), Citra O.D., Goodbye Whiskey, Kita vs Mereka, dll. Nuansanya keras, aromanya resistansi (that's why i like SID =D) tapi pas denger hits singlenya (yang kata si Isha itu) Kuat Kita Bersinar langsung buyarlah ekspektasi gw, gw jadi ngerasa agak "smooth & slow" nuansanya, gak percaya sama penilaian yang tergesa-gesa (sah elah) gw puter dah 1 album dan ternyata eh ternyata penilaian gw diawal bener, agak "smooth" euy tapi ada tapinya nih aroma resistansinya tetep banyak.
Dua hari satu albumnya nangkring di iTunes gw (n dijadiin playlist baru lagih). Gak niat si sebenernya, cuma mau nyobain ajah ngedengerin satu album full terus2an, ternyata eh ternyata dua hari berlalu gw ngerasa betah ngedengerinnya wekeke.. Baru kali ini dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja gw langsung demen satu album SID, eymezing! Wong album yang sebelumnya aja musti gw dengerin berminggu-minggu dulu baru demen satu albumnya.
Hmm.. opo meneh yah :-? udah deh segitu aja biar sesuai sama judulnya "Sedikit komentar tentang Angels & The Outsiders"
--
Saluto al SID
Monday, May 25, 2009
Ibu - Iwan Fals
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas . . . . . . . . . . . .
Ibu . . . . . . . . . . . . . ibu . . . . . . . . . . . . .
Ingin kudekap dan menangis dipangkuanmu
Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
Lalu do'a-do'a baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas . . . . . . . . . . . . . . .
Ibu . . . . . . . . . . . . . ibu . . . . . . . . . . . . .
Ujung Aspal Pondok Gede - Iwan Fals
Di kamar ini aku di lahirkan
Di balai bambu buah tangan bapak ku
Di rumah ini aku di besarkan
Di belai mesra lentik jari ibu
Nama dusun ku Ujung Aspal Pondok Gede
Rimbun dan anggun Ramah senyum penghuni dusun
Kambing sembilan Motor tiga bapak punya
Ladang yang luas habis sudah sebagai gantinya
Reff:
Sampai saat tanah moyang ku
Tersentuh sebuah rencana
Dari serakahnya kota
Terlihat murung wajah pribumi
Terdengar langkah hewan bernyanyi
Di depan mesjid samping rumah wakil pak lurah
Tempat dulu kami bermain mengisi cerah nya hari
Namun sebentar lagi angkuh tembok pabrik berdiri
Satu persatu sahabat pergi dan takan pernah kembali