Showing posts with label Nasionaliz. Show all posts
Showing posts with label Nasionaliz. Show all posts

Thursday, July 19, 2007

Sekedar memberikan apresiasi untuk timnas.

Friday, January 19, 2007

Surat Cintaku Untuk PSSI

Saya adalah salah satu orang yang kecewa dengan keputusan official PSSI memecat Tuan Peter Withe, banyak pengamat sepakbola atau bahkan pencinta timnas (yang tidak mengerti "ada apa" di official sebenarnya - saya termasuk didalamnya) menganggap bahwa Tuan Withe telah membawa banyak perubahan pada permainan timnas kita, tapi saya (kalau tidak mau disebut kami) belakangan kecewa setelah official memilih untuk memutuskan Tuan Withe, saya jadi bertanya² apa kita masih seperti anak² yang tidak mengerti apa arti sebuah proses, proses untuk mendapatkan sebuah hasil?

Saya rasa kalau kita mau maju, kita jangan hanya bisa menyalahkan 1 pihak saja (salah sedikit pecat, kita bukan malaikat bung), semua pihak harus intropeksi diri (kita gentle kan), entah itu pemain, pelatih atau official semuanya harus berbenah, harus saling mendukung bukan saling menginjak, sama² membangun dan saling membantu untuk sebuah kemajuan.

Piala Asia sudah didepan mata, bagi saya mungkin pertanyaan yang tepat pasca Piala Asia nanti (jika timnas tercinta kita jadi bulan²an) adalah "Siapa lagi ya yang harus jadi kambing hitam", dan saya adalah orang pertama yang akan menjawab "Nurdin Halid dan Official"

Maaf, saya tidak ingin mengacungkan jari telunjuk saya kepada siapapun, saya memang masih muda dan masih banyak ketidakmengertiaan yang saya miliki tapi saya ingin belajar dewasa, belajar untuk menghargai apa yang disebut dengan proses untuk mencapai hasil, belajar untuk menghargai kerja keras seseorang dengan tidak memandangnya sebelah mata. Saya harap Official PSSI dapat mempertimbangkan keputusan pemecatan Tuan Withe kembali, dan saya selalu berdoa agar Official PSSI mau bersikap gentle untuk meminta agar Tuan Withe kembali melatih timnas tercinta kita (tenang bung, itu bukan sikap yang memalukan, bila semua lapisan masyarakat mencemooh keputusan anda² untuk menarik Tuan Withe kembali melatih timnas, maka saya adalah satu²nya orang yang kagum dan mendukung keputusan anda). Cheers... angkat gelas kita bersulang!! Maju terus persepakbolaan Indonesia.

--
Regards,
Hidayat Sagita


Note : Surat ini udah gw kirim ke E-mail PSSI, Komentar Pemirsa di situs PSSI dan Redaksi DetikSport. Ada yang berniat forward ke media lain?

Thursday, January 18, 2007

Kita Lebih Baik Dari Mereka

Waktu menunjukkan pukul 21:15 wib, badan gw rasanya lemes banget *huaa… tim kesayangan gw kalah :((*, gw baru aja selesai nonton pertandingan Indonesia vs Singapura, di pertandingan ini Indonesia harus menang kalau mau masuk ke babak semifinal, hmm… tapi kenyataan seri harus kita terima di pertandingan ini dan itu berarti kita gak masuk ke babak selanjutnya karena Vietnam yang satu grup dengan kita berhasil menang atas Laos, gw blum tau hasil akhirnya berapa, yang jelas Vietnam berhasil ngebuat gol lebih dari 3, kita sebenernya punya nilai yang sama dengan Singapura dan Vietnam *5 poin* tapi kita tetap kalah di selisih gol, yasud kita tersingkir.

Kalo ngomongin soal permainan sejak pertandingan pertama melawan Laos, abang² kita cukup maen bagus, apalagi tadi, mereka sangat tenang memainkan tempo permainan *padahal pada awal² pertandingan mereka mendapat tekanan yang cukup sporadis dari Singapura*, passing 1-2 yang akurat yang bisa dibilang eye catching, tendangan² jarak jauh yang kencang dan tepat sasaran sampe umpan lambung yang dilepas dari sayap kanan atau kiri, sangat indah kalo menurut gw, dan menurut gw lagi nih, timnas kita udah ada kemajuan dari skill individu maupun kekompakan tim, lantas kenapa kita masih kalah?, hmm… cukup repot kalo ngejawab pertanyaan yang satu ini kalo nyalahin dewi fortuna, beberapa kesalahan, kita yang ngelakuin, kalo nyalahin pemain, gak bisa juga, wong permainan pemain kita cukup taktis, bagus dan stabil dari awal sampe akhir pertandingan, yah wallahuallam deh…

Mengenai pertandingan yang tadi, yang baru aja selesai, jujur gw bangga banget sama abang² gw yang tadi maen, 4 jempol deh buat mereka :), permainan tadi sangat menarik, bagus…bagus banget, skill pemain kita bisa dibilang diatas pemain Singapura *yang katanya juara bertahan*, 2 gol yang tercipta oleh Singapura menurut gw bukan karena serangan menawan yang mereka buat tapi karena kesalahan pemain kita, beda dengan 2 gol yang tercipta untuk kita, keduanya merupakan hasil kerja keras yang manis bahkan golnya bang Zaenal Arief itu bisa dibilang gol cantik, gimana engga wong bola lambung yang liar bisa dia jinakkan dengan satu sentuhan dada dan satu cok kaki yang menghasilkan tendangan yang indah :). Ball possession kita juga yang menang, padahal diatas kertas Singapura jauh lebih unggul dari kita, gimana engga wong ada 2 pemain asing yang udah dinaturalisasi main, beberapa pemain mereka postur tubuhnya jauh lebih tinggi dari pemain kita, udah gitu mereka tuan rumah lagi, gimana?, pulangin aja tuh Bennett ke Inggris wong adu sprint sama Atep aja kalah =))

Hmm… mungkin ada yang berpendapat kalau gw terlalu berlebihan menilai permainan timnas kita, tapi gw rasa enggak koq, emang itu faktanya, timnas kita main bagus dan beberapa kemajuan juga udah dicapai seperti yang gw singgung diatas, malah gw mau nanya sama mereka yang masih melihat timnas kita dengan sebelah mata atau bahkan dengan pandangan sinis, “Apa kalian udah bener² mantau kemajuan timnas kita atau bahkan ngeliat langsung *di tv minimal* gimana permainan timnas kita dari tahun ke tahun sampe² bisa ngasih komentar miring?”, “Bisa gak menghargai kerja keras mereka sediki…t aja?”, “Ngebandinginnya sama timnas apa si? Brazil, Spanyol atau bahkan Prancis? huh, kelaut aja lo :P”, sayup² terdengar pertanyaan klasik “Bagaimana dengan Ligina yang pemainnya masih sering adu jotos?”, hmm… Ligina ya? Gw juga kurang begitu suka si soalnya terlalu banyak pemain asing *gw gak suka*, kebanyakan adu jotospun timbul karena ulah beberapa pemain asing, gak percaya? Tonton sendiri dan perhatiin deh…, hmm… walau Ligina gw gak terlalu suka, tapi mencintai timnas ‘Merah Putih’ harga mati buat gw =)), sounds nationalist, eh? =))

Dan terakhir, paragraf ini gw persembahin buat abang² gw yang barusan selesai main, maju terus persepakbolaan Indonesia!!, shoutz to Erol FX Iba, Atep, Mahyadi Panggabean, Ponaryo Astaman, Zaenal Arief, Ilham Jaya Kesuma, Eka Ramdani, Ismed Sofyan, Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Richardo Salampessy, Firmansyah, Hendro Kartiko dan Agus Indra. Spesial shoutz buat bang Erol btw ajarin gw ngedribel bola dunk :D, and anw darahmu yang tadi semerah semangatmu :). Wallahuallam.