Monday, January 15, 2007

Iseng ngumpulin puisi ini dari Filmnya GIE :D

-----------

Aku tak tau mengapa, aku merasa agak melankolik malam ini.
Aku melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu-lintas jakarta dengan warna-warna baru.
Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan.

Semuanya terasa mesra tapi kosong.
Seolah-olah aku merasa diriku yang lemas.
Dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali dijalan-jalan.

Perasaan sayang yang amat kuat menguasaiku.
Aku ingin memberikan suatu rasa cinta pada manusia.

-----------

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekkah.
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza.
Tapi aku ingin habiskan waktuku disisimu sayangku.
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu.
Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mandalawangi.

Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom didanau.
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biavra.
Tapi aku ingin mati disisimu manisku.

Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tau.

Mari sini sayangku kalian yang pernah mesra yang pernah baik dan simpati padaku.
Tegaklah kelangit luas atau awan yang mendung.
Kita tak pernah menanamkan apa-apa kita takkan pernah kehilangan apa-apa.

-----------

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa.
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui.
Apakah kau masih selembut dahulu, memintaku minum susu dan tidur yang lelap.
Sambil membenarkan letak leher kemejaku.

Kabut tipispun turun pelan-pelan dilembah kasih, Lembah Mandalawangi.
Kau dan aku tegak berdiri melihat hutan-hutan yang menjadi suram.
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin.

Apakau kau masih membelaiku semesra dahulu.
Ketika kudekap kau dekaplah lebih mesra.
Apakah kau masih akan berkata kudengar detak jantungmu.

Kita begitu berbeda dalam semua.
Kecuali dalam cinta.

Haripun menjadi malam kulihat semuanya menjadi muram.
Wajah-wajah yang tak kita kenal berbicara dalam bahasa yang kita tidak mengerti.
Seperti kabut pagi itu.

4 comments:

Unknown said...

:)) Jadi bapak yang satu ini lagi puitis :p. Ngga skalian review film nya yat?? :P Hehehe
Emang dayat, mood nya kalo berubah ga ketebak n tiba2.
Btw, berapa kali nih ngulang2 filmnya untuk ngedapetin sluruh puisi ni secara lengkap. Hehehe...
Penyimak yang baik nih ceritanya... :P

hdytsgt said...

pengennya si gitu tapi lagi males ngetik :D, wanda va, wanda tau berapa kali ngulangnya =)), btw jaket mana jaket :P

Unknown said...

Hehehe... Jaketna ktinggalan di Bali, dibandrol pula ma yang punya toko :P. Slain ga ada uang untuk nebusnya, waktu keliling Bali nya juga udah ditentuin, ga boleh jalan2 sndiri ma guide nya. Hehe...
Tunggu produk bandung aja ye :P ato bogor hehehe...
Btw, wanda sapa yah :D. Knalnya fani ma emul aja nih baru :P.

hdytsgt said...

Gak papa gak mama deh, elo udah bisa balik dari sana aja gw udah bersyukur *halah* =))

wanda tetangga baru, nama panjangnya wa.. nda tau :P